Mobile Legends: Adventure, Gameplay Sederhana Dengan Visual Anime

0 Comments
Mobile Legends: Adventure, Gameplay Sederhana Dengan Visual Anime

Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) memang telah berhasil mendapatkan sambutan yang besar di Indonesia.

Sejak dirilis pada 2016 lalu, MLBB masih menjadi salah satu game terpopuler di Indonesia hingga sekarang.

Melihat besarnya antusias gamers terhadap MLBB, Moonton selaku pengembang enggak disangka-sangka telah menyiapkan sekuelnya. Spesialnya, sekuel yang diberi judul Mobile Legends: Adventure ini bukan hadir dalam genre MOBA, loh.

Review Mobile Legends: Adventure

Mobile Legends: Adventure, Gameplay Sederhana Dengan Visual Anime

Walau disebut sebagai sekuelnya MLBB, namun Mobile Legends: Adventure sama sekali tidak mengusung genre yang sama dengan game pertamanya.

Sekuelnya jadir dengan genre RPG. Kalian tak perlu khawatir karena berbagai hero favorit kalian tetap bisa kalian temui di game ini.

Selain mengangkat genre yang berbeda, game ini juga menghadirkan gameplay yang gak sama dengan MLBB. Kalian gak akan menemukan gameplay yang kompleks dan taktis seperti versi MOBA nya.

Di sini, hampir sebagian besar gameplaynya dapat berjalan secara otomatis. Moonton juga mengembangkan game ini sebagai idle RPG.

Karena itulah kalian tak perlu bersusah payah menggerakkan atau mengeluarkan skill karakter yang kalian miliki.

Sistem upgrade karakter dan bagaimana kalian mengatur formasi tim menjadi poin utama di game ini. Setelah mengatur kedua hal tersebut, biarkanlah karakter kalian yang bertarung sendiri.

Sistem Rank di Mobile Legends: Adventure hadir di mode Arena. Semua tingkatan Rank yang ada di MLBB, mulai dari Warrior hingga Mythical Glory, bisa kalian capai di mode PvP tersebut.

Syarat utama agar Rank kalian terus menanjak di mode ini adalah dengan terus meng-upgrade karakter yang kalian miliki.

Semakin kuat karakter yang kalian miliki, maka semakin sulit musuh untuk menyalip Rank kalian. Berhubung pertarungannya berjalan otomatis, kalian tinggal atur formasi tim yang paling kuat.

Walau kalian enggak standby di Arena, pertarungan kalian dengan pemain lain akan berjalan sendiri. Begitu masuk ke Arena, kalian bakal menerima laporan kemenangan atau kekalahan tim kalian.

Jika kalian perhatikan dengan saksama, ada satu hal yang membuat kebanyakan RPG mobile terlihat serupa, yaitu pengguanaan art style ala anime.

Ternyata, art style ala anime juga diterapkan Moonton ke Mobile Legends: Adventure. Di game ini, karakter favorit kalian pun enggak tampil segahar di MLBB.

Walau secara tampilan sedikit dimodifikasi, berbagai animasi skill tiap Hero masih dipertahankan di game ini. Misalnya, kalian tetap bisa melihat bagaimana Kaja menarik musuh atau Aurora yang menjatuhkan bongkahan es.

Selain mempertahankan tampilan dasar dan animasi skill, Moonton juga memasukkan dialog khas tiap Hero di Mobile Legends: Adventure.

Pengisi suaranya pun sama persis dengan pengisi suara MLBB. Sayangnya, enggak semua Hero kebagian dialog khasnya. Masih ada beberapa Hero yang sama sekali enggak berbicara saat dia mengeluarkan Ulti-nya.

Tanpa sistem combat yang kompleks dan taktis, Mobile Legends: Adventure tentunya mudah dipelajari oleh siapa saja. Kalian enggak akan menemukan sistem kontrol di game ini. Soalnya, semua berjalan secara otomatis. Satu-satunya hal yang bisa kalian kendalikan adalah saat karakter mengeluarkan Ulti.

Salah satu hal yang cukup mengejutkan adalah Moonton cukup dermawan membagi-bagikan reward di Mobile Legends: Adventure.

Selain dari Event dan Quest, game ini menghadirkan fitur Instant Rewards yang aktif membagikan reward dalam jangka waktu tertentu. Lalu, ada fitur Idle Rewards yang terus memberi reward walau kalian enggak aktif main game ini.

Itulah review dari game Mobile Legends: Adventure. Tertarik memainkannya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *